Senin, 13 Oktober 2014

Aku suka pagi senja dan malamku

By: Reny

Aku suka pagi
Kata yang lain, pagimu akan hilang saat senja datang
Lalu saat senja datang, rasa itu akan hilangkah?
Kalau begitu, aku juga akan suka senja
Senja indah dengan keemasan yg dia punya
Kau akan terus aku pandang sambil menanti malam
Karena Aku juga suka malam
saat malam, aku bisa melihat bintangku
Aku bisa dengan jelas melihat sinarnya

Walau pagi kau menghilang
Aku akan tetap suka pagi
Lalu saat senja datang dan menghapus pagi
Aku juga akan tetap suka senja
Karena saat itu adalah saat bahagia menanti bintangku
Dan saat malam tiba
aku ingin terus melihatmu

Minggu, 05 Oktober 2014

Bintangku

By:Reny

Selamat tidur bintangku,
Mungkin suatu saat kau akan tahu
Disetiap malamku, aku memandangimu
Berharap suatu saat aku bisa berada di sampingmu
Bersama kita memandang indahnya malam
Bersinar dengan yang lainnya
Mungkin...
Semua hanya mungkin
Hingga waktunya tiba
Kau mungkin akan tahu
Atau hingga waktunya tiba
Kau telah pergi
Dan tak ada waktuku lagi untuk berada di sampingmu
Dan hanya disetiap malam, ku kan selalu memandangmu dari jauh
Jauh hingga kau benar-benar tak terlihat lagi olehku

Selamat tidur bintangku
Mungkin kita kan bersama
Mungkin kita hanya sebatas punguk yang merindukan bulan
Ku titip salam rinduku untukmu
Lewat semilir angin malam ini
Ku tersenyum dalam memandangmu
Kau memang indah dimataku

Selamat tidur bintangku

Sabtu, 04 Oktober 2014

Bagian Kemungkinan Itu

By: Reny

Berada di sini, bukanlah bagian dari impianku
Bergelut dengan hal-hal ini, bukanlah bagian dari impianku
Tertidur kelelahan diantara mereka, bukanlah bagian dari impianku
Namun, takdir punya ceritanya sendiri
Keputusan Tuhan, punya kisahnya sendiri

Hatiku menunduk meresapi cerita ini
Jiwaku mencoba merayapi kecintaan terhadap kisah ini

Walau semua bukan impianku
Walau semua bukan harapanku
Namun aku masih berdo'a dengan semua kemungkinan itu

Entah kapan, dimana dan bagaimana
Kemungkinan itu tetap terus ada dido'a-do'a panjangku
Masih terus tersemat diantara nafas harapanku tentang semua kemungkinan itu

Jumat, 01 Agustus 2014

Berhenti Disini

By: Reny

Langkah kakiku kini benar-benar tak menentu
Semuanya berubah seketika
Tanpa arah dan tujuan
Dulu langkah yang pernah aku rangkai
Seketika hancur
Inilah nasib yang harus aku jalani
Kini langkahku berhenti disini
Entah apa yang akan aku pilih untuk merangkainya lagi
Semua lepas dari kendali anganku
Aku hanya tak bisa egois untuk ini
Walau pada akhirnya, aku menjadi korban keegoisan mereka
Allah
Semuanya aku serahkan padaMu
Aku yakin ini semua skenario yg paling tepat untuk aku jalani
Aku yakin mungkin inillah langkah sesungguhnya dalam menggapai impianku
Tak harus semua sesuai rancanganku
Karena kuyakin rancanganmu sangtalah terbaik untukku

Kamis, 31 Juli 2014

Aku Hadir Karena Takdir

By: Reny

Seberapa pentingnyakah aku dalam hidupmu
Atau seberapa menganggunyakah aku dalam hidupmu
Keberadaanku seolah-olah telah membuatmu begitu menderita
Sehingga apapun yang aku lakukan, kau selalu menatapnya dengan kesinisanmu
Tak pernah kau peduli semua keikhlasan yang aku perbuat
Semua seolah-olah hanya menambah kebencianmu
Apakah aku dimatamu berada ditempat yang salah, menyebabkan semua yang mestinya kau miliki harus terenggut olehku
Tak pernah sedikitpun bagiku menciptakan ruang persaingan antara kita
Tak pernah sedikitpun aku ingin merebutnya
Aku hanya hadir karena takdir

Penghujung

Rasanya jalan ini akan begitu panjang
Entah kapan akan menemukan ujungnya
Terkadang aku begitu lelah menantikan penghujung
Terkadang aku ingin berhenti
Namun, angan-anganku tetap terus menghantuiku
Menjanjikan penghujung yang indah untuk semua mimpi-mimpiku
Terlalu serakahkah aku dengan impian ini?
Hanya satu alasanku,
Aku hanya tak ingin menyesali semuanya
Saat aku menyerah, saat aku masih mampu memperjuangkannya

Aku berjanji, aku akan berjuang bersama mimpi-mimpiku
Walaupun pada akhirnya mungkin saja ada kebahagian yang akan aku lewatkan
Aku berjanji, takkan menyesali untuk semua itu

Rabu, 30 Juli 2014

BuBar SMANSA 2010

Kemarin, tepatnya tanggal 26 Juli 2014, untuk pertama kalinya aku datang dan berpartisipasi buat ngabisin makanan diacara bubar SMANSA Muara Enim angkatan 2010. Tidak ada yang terlalu istimewa, hanya saja ini hal yang pertama aku ikuti setelah empat tahun kelulusan kami dari SMA tercinta ini.

Disini kami saling sapa, sekedar say hello dengan teman-teman lama, bagiku saja. Bagi yang lain, Say hello dengan sang mantan, bagi yang masih akur atau hanya sekedar lirik lirikan bagi yang masih bermasalah, mungkin saja. Haha.

Disini aku melihat semua perubahan mereka. Dulunya gendut, sekarang langsing, dulunya kurus, sekarang gendut, dulunya syar'i sekarang sedikit ada pemangkasan dasar, dulunya biasa-biasa saja, sekarang sudah mawadah waramah, eitss..dikiranya acara kawinan.haha.

Sedikit banyak begitulah gambarannya, oh ya ada satu yang terlewatkan olehku, dulunya bukan perokok, sekarang sudah pandai dia memainkan asap dari benda yang kubenci itu. Dunia..dunia..sebegitu cepatnyakah kau mengubah seseorang ???

Namun dari sekian perubahan itu, ada satu kisah yang ternyata baru kuketahui, tetap sama seperti dulu, tak berubah.

CINTA...
Akhhh...bagiku ini mungkin bahasan yang basi untuk aku bicarakan disaat umurku sudah bermain-main dengan kepala dua, maksudnya 20an lebih, jangan mikir yang enggak-enggak :(

Yahhh...ada satu kisah di masa SMA dan sampe saat ini masih bertahan. Dia temanku, dia juga sering cerita tentang orang yang sampai kini tetap ada dihatinya. Sedikit banyaklah, aku tahu kisah kisah anehnya antara dia dan dia. Namun hanya saja aku tak habis pikir, ternyata move on tuh, tak semudah dalam benakku. Apalagi dengan latar belakang hubungan mereka, kandasnya kisah kasih disekolah mereka, ternyata eh ternyata belum move on juga. Weleh...weleh...

Kisah tambahan dari bubar ini adalah bahwa dulu yang kukira, kami kira, akan bertahan sampe ke panggung kawinan, jeng..jeng..putus juga di tengah-tengah jalan dan tak ada satupun yang bertahan dari sekian banyak kisah kasih di sekolah yang menjamurnya saat naek kelas tiga, yang hobinya aku teriakin biar masuk ke asrama karena malem udah malem banget, yang dulunya udah nempel kayak perangko pakek lem pipa. Yahhh...akhir cerita, semuanya kandas juga. Tapi jangan pernah tanya ke aku karena apa, karena aku juga ingin bertanya kenapa pada mereka. Mungkin ada yang jawab, LDR nya, mungkin juga karena ada yang lebih cling, ada yang lebih mapan, ada yang lebih menjanjikan, atau ada-ada yang lainnya. Hanya mereka yang tahu dan Tuhan yang tahu. Haha.