karya : Reny
langit masih berselimut gelap
dan airpun masih menyimpan dinginnya malam
kau beranjak disela keletihanmu
menyeret langkah yang masih ingin melekat diempuknya kasur
ibu
walau guratan kelelahan diwajahmu yang tak mampu lagi kau sembunyikan,
tapi kau tetap mengukir senyum sehangat mentari pagi
ibu
sapaan pagi yang kau nyayikan untukku,
begitu merdu menyaingi merdunya kicauan burung dipagi hari
ibu
kelembutan yang kau ajarkan kepadaku,
membuat aku menjadi makhluk yang pengasih
ibu
kesabaranmu disela cobaan yang menerpamu,
mengajarkan aku untuk terus bersemangat
ibu
pelukan sayangmu kepadaku,
rasanya masih begitu lekat dihatiku
ibu
banyak hal dalam hidup ini yang telah kau titipkan lewat nasehatmu,
membuatku semakin memahami hidupku
ibu
kunyanyikan nada sederhana untukmu
aku mencintaimu ibu.
langit masih berselimut gelap
dan airpun masih menyimpan dinginnya malam
kau beranjak disela keletihanmu
menyeret langkah yang masih ingin melekat diempuknya kasur
ibu
walau guratan kelelahan diwajahmu yang tak mampu lagi kau sembunyikan,
tapi kau tetap mengukir senyum sehangat mentari pagi
ibu
sapaan pagi yang kau nyayikan untukku,
begitu merdu menyaingi merdunya kicauan burung dipagi hari
ibu
kelembutan yang kau ajarkan kepadaku,
membuat aku menjadi makhluk yang pengasih
ibu
kesabaranmu disela cobaan yang menerpamu,
mengajarkan aku untuk terus bersemangat
ibu
pelukan sayangmu kepadaku,
rasanya masih begitu lekat dihatiku
ibu
banyak hal dalam hidup ini yang telah kau titipkan lewat nasehatmu,
membuatku semakin memahami hidupku
ibu
kunyanyikan nada sederhana untukmu
aku mencintaimu ibu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar