Sabtu, 20 April 2013

Bersyukur



Hidup di jalanan 
Bukalah sesuatu yang asing bagiku
Bermandikan panasnya matahari
Juga bukan hal yang aku takuti
Apalagi sekedar tubuh mungil ini diguyur air hujan
Tidak akan menyurutkan semangatku

Semangatku berbeda dengan kalian
Semangatku bukan untuk bersekolah
Semangatku bukan untuk menggenggam pena
Semangatku adalah ada ibuku yang terbaring lemah di atas kardus-kardus bekas buku kalian
Semangatku adalah ada ayahku yang kian hari
Kian keras memukul punggungku

Tubuhku memang masih mungil,
Usiakupun masih dilindungi oleh undang-undang anak dibawah umur, kata orang di sana
dan akupun tak memahaminya

Aku menantang matahari untuk sekedar
menjajakan daganganku, 
Sekedar mengais sebutir beras yang kau buang
Aku menantang hujan, untuk sekedar membeli seteguk obat untuk ibuku yang kian renta
Aku menantang ramainya kendaraan kota
Untuk sekedar bernafas sejenak dari kerasnya punggungku yang dipukul oleh ayah

Dan aku menulis ini,
Untuk sekedar kau ingat, ada yang lebih keras menghadapi hidup ini
Sekedar agar kau ingat apa itu kata bersyukur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar