Malam tadi sahabatku bercerita denganku atau bahasa rempongnya curhat. hehe
Ceritanya, dia sedang dihinggapi oleh kata yang terdiri dari lima huruf "CINTA". Ya, memang cinta tidak pernah memandang siapapun untuk dihampirinya. seperti kisah sahabatku kali ini, dia kenal lelaki itu berawal dari sebuah ketidaksengajaan. Mereka kenal lewat sebuah perdebatan yang ternyata bukanya membuahkan rasa kesal seperti orang pada umumnya, justru akhir dari cerita perdebatan itu membuahkan warna merah jambu di hati sang wanita.
Sahabatku bercerita, lelaki seperti dialah yang menjadi sosok imam idamannya. haha
Dia sangat berharap sekali, dapat menjadi pendamping hidup laki-laki itu. Laki-laki idamannya yang dia yakini yang dapat membimbingnya menjadi lebih baik.
Aku bilang padanya, dia harus yakin bahwa tulang rusuk kita tidak akan tertukar tempatnya, ibarat puzzle, jika dia bukan bagian yang hilang dari puzzle tersebut, maka bagian yang lain tidak akan bisa dipaksakan untuk menyatu, jika tetap dipaksakan yang ada justru akan meobohkan bangunan tersebut. Puzzle itu akan mencari pasangannya yang pas denganya sehingga terbentuklah bangunan yang kokoh.
sahabatku tertawa, "hahaha..tampaknya dirimu lebih paham daripada aku"
Dia ingin kisahnya seperti sahabat Rasulullah saw dengan Fatimah putri Rasulullah saw, mereka saling memendam cinta dan selalu saling mendo'akan, ternyata allah memberi suratan takdir yang indah, buah dari ketaatan mereka. Mereka akhirnya menyatu dalam ikatan suci.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar