Kujalani hidup dengan langkah-langkah rapuh
Terkadang saat angin melintas, aku sulit bertahan
Tapi, aku segera tersadar dari kepiluan yang
membawa luka ini
Ku tak seharusnya menyerah disaat, aku yang
mestinya berjaya
Kini, saat angin melintas kembali
Kesejukan yang dibawanya baru terasa
Saat dulu justru menjadi sembilu hari-hariku
Kehilangan boleh saja membuatku rapuh
Tapi akan kubiarkan itu menjadi kisah dahulu kala
Karena cerita panjang masa depan telah menantiku
Kini langkah-langkahku telah kokoh
Telah kuselimuti baja semangat diri
Ku siap menghadapi topan yang kapan saja akan
menghampiriku kembali

Tidak ada komentar:
Posting Komentar